#DirumahAja !! Dapatkan GRATIS ONGKIR !! Setiap Pembelian Produk

Contekan Iklan Miliaran dan Kumpulan Postingan Iklan Berbasis Covert Selling

Saya menduga, ketika buku ini ada di tanganmu, berarti kamu sudah memiliki buku “Contekan Iklan Miliaran” (CIM) jilid 1. Meskipun bisa jadi juga belum. Mungkin kamu berharap banyak contekan iklan baru di buku CIM jilid 2 ini. Jika benar dugaan saya, maka semoga harapanmu juga menjadi kenyataan. Karena di CIM jilid 2 ini saya pastikan banyak berbeda dari CIM jilid 1.

Para penulis di CIM jilid 1 dan para penulis di CIM jilid 2 sebagian adalah orang yang berbeda. Karena sebelum menerbitkan CIM jilid 2 ini, penerbit mengadakan audisi ulang untuk calon penulis yang nama-namanya akan masuk ke buku CIM jilid 2. Para penulis CIM jilid 1 yang lulus audisi, tetap menulis di buku ini.

Contekan iklannya pun berbeda jenis produknya dari CIM jilid 1. Jadi, insyaAllah CIM jilid 2 ini semoga bisa memantik banyak ide-ide segar dari teman-teman yang ingin membuat iklan keren, elegan, dan berpotensi closing miliaran.

Aturan pakainya masih sama dengan CIM jilid 1. Bahwa, sebaiknya tidak copypaste contekan-contekan iklan yang ada di buku ini. Kenapa? Setidaknya ada 3 alasan. Alasan pertama, silakan lihat di CIM jilid 1. Alasan kedua, silakan lihat juga di CIM jilid 1. Alasan ketiga, jangan lihat di CIM jilid 1. Karena memang belum saya tulis di CIM jilid 1. Baru mau saya tulis di bawah ini.

Alasan ketiga, setiap iklan itu punya segmentasi market yang berbeda. Bisa jadi, gaya tulisan iklan tertentu di buku CIM jilid 2 ini cocoknya hanya untuk 4 CONTEKAN IKLAN MILIARAN ibu-ibu muda sekitar usia 25 tahun. Sementara, produk yang teman-teman jual ternyata marketnya adalah ibu-ibu yang sudah hampir nggak muda sekitar usia 35 tahun. Kemungkinan besar gaya bahasanya akan berbeda.

Karena latar belakang profilnya juga berbeda. Ibu-ibu muda usia 25 tahun mungkin baru punya anak 1 dan masih balita. Sementara ibu-ibu hampir nggak muda usia 35 tahun, anaknya sudah 4 atau 5. Yang satu masih hobi nge-mall, yang satu lagi sudah sibuk urusan menyiapkan sarapan dan seragam anak sekolah.

Aktivitas kerempongan yang berbeda, tentu akan membuat cara berpikirnya berbeda. Cara berpikir yang berbeda, akan membuat selera yang berbeda juga. Jadi, kalau kamu nekad menyalin-tempel iklan yang ada di buku ini ke postingan di akun socmed-mu, kemungkinan besar nggak akan terlalu signifikan hasilnya. Jadi, berimprovisasilah dengan tulisan iklanmu.

Ya sudah, begitu saja. Maafkan sudah menghabiskan waktumu untuk membaca tulisan saya yang kita sepakati sebagai kata pengantar ini. Karena memang kurang berfaedah. Tadinya mau saya bilang nggak usah dibaca sampai habis kata pengantar ini. Tapi kamu mungkin penasaran bagaimana ending dari kata pengantar ini. Sebenarnya nggak perlu penasaran dengan endingnya, karena memang nggak jelas endingnya. Kata pengantar ini saya tulis demi menunaikan tugas dari penerbit saja. Biar tetap ada kata pengantar seperti buku-buku pada umumnya, dan biar agak beda dengan CIM jilid 1.

Ya sudah begitu saja. Kali ini beneran udahan. Saya doakan semakin laris jualannya, semakin banyak pelanggannya, dan semakin semakin yang lainnya.

Sekian. Selamat beriklan,

Salam
Ki Jendral Nasution

Tinggalkan Balasan




X
X